Selasa, 24 Desember 2013

EDUCATION

Tidak ada komentar :

Kita dilahirkan dari rahim seorang ibu ke dunia ini bukan sebagai seorang pemenang namun juga bukan sebagai seorang yang kalah. Tetapi kita dilahirkan dengan kemampuan untuk memilih.  Sehingga berlomba-lombalah untuk memilih apa yang terbaik untuk hidup yang kita jalani. Sekarang hal yang masih menjadi pertanyaan,apakah yang kita pilih itu yang terbaik? Nah,sebelum kita menjawab pertanyaan itu,mari kita kaji apa-apa yang bisa kita lakukan untuk meraih kesuksesan itu. Kesuksesan adalah sesuatu yang kita dapat karena usaha yang kita lakukan. Disini usaha bisa dilihat dari beberapa aspek,misal: Menekuni bidang yang sesuai keahlian. Nah untuk seorang pelajar seperti saya,he he. Usaha yang dapat dilakukan untuk meraih kesuksesan adalah dengan belajar. Belajar bukan hanya didapat dengan pelajaran disekolah namun juga bisa didapat dari pergaulan sehari-hari,maupun pengalaman-pengalaman yang pernah dialami. Pada kesempatan ini kita akan berbicara tentang pendidikan dalam meraih kesuksesan. Pendidikan adalah usaha yang terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan juga tidak terpaku pada pelajaran disekolah,seperti pelajaran matematika ataupun bahasa indonesia. Namun pendidikan norma dan akhlak/akidah pun juga penting. Dalam menuntut ilmu juga tidak bisa dilakukan langsung sekali jadi. Artinya tidak sekali belajar,seseorang sudah pandai dan mahir,itu tidak. Kita belajar sebaiknya sedikit-sedikit asalkan secara terus-menerus. Ada pepatah jawa yang mengatakan,”TRESNO JALARAN SAKA KULINA”. Tapi berhubung berkaitan dengan pendidikan maka kita anggap saja pepatah itu menjadi,”ISO JALARAN SAKA KULINA”. Jadi belajar yang baik adalah dengan cara terus menerus,meskipun hanya sedikit.



Pendidikan dibagi dalam beberapa jalur,yaitu:
1. Pendidikan formal
Pendidikan Formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi.  Pendidikan formal  diakui oleh lembaga pendidikan negara adalah sesuatu yang wajib dilakukan di Indonesia. Mulai dari anak tukang sapu jalan, anak pedagang martabak,anak tukng jambret, anak pak tani, anak bisnismen, anak pejabat tinggi negara, dan sebagainya harus bersekolah minimal selama 9 tahun lamanya hingga lulus SMP. Jenjang pendidikan
2. Pendidikan non formal
Pendidikan non formal merupakan pendidikan yang dilakukan diluar lingkungan sekolah.Pendidikan non formal meliputi pendidikan dasar dan pendidikan lanjutan.
3. Pendidikan informal
Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab. Pendidikan informal diakui sama dengan pendidikan formal dan non formal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan.

Pendidikan juga di bagi menjadi beberapa jenis,antara lain:

1. Pendidikan umum

Pendidikan umum merupakan pendidikan dasar dan menengah yang diajarkan di sekolah-sekolah. Bentuknya: Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Sekarang pemerintah telah mencanangkan pendidikan dasar 9 tahun,artinya pendidikan minimal adalah dari tingkat SD sampai SMP. Namun apakah setelah SMP kita tidak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi? jawabannya tidak. Seorang yang ingin melanjutkan ke jenjang lebih tinggi itu boleh,tergantung dari kemampuan mental dan materi seseorang.
2. Pendidikan kejuruan
Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang dikususkan untuk membentuk siswa yang siap kerja dalam bidangnya. Bentuknya: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
3. Pendidikan akademik
Pendidikan akademik merupakan pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang dilaksanakan setelah pendidikan menengah. Bentuk: universitas
4. Pendidikan profesi
Pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki suatu profesi
5. Pendidikan vokasi
Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal dalam jenjang diploma 4 setara dengan program sarjana.
6. Pendidikan keagamaan
Pendidikan keagaman merupakan pendidikan yang dilakukan untuk membekali seseorang dalam bidang agama sesuai dengan agama yang dianut.
7. Pendidikan khusus
Pendidikan khusus merupakan pendidikan yang dikhususkan untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa. Bentuk: Sekolah Luar Bias (SLB).

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

PAYMENT

5678-01-005784-53-8
LEMBAGA AL-QOLAM


184-09-00402
AL-QOLAM 

Buku Tamu

Facebook

About Me

Foto Saya
Megang Sakti , Musi Rawas, Sumatera selatan, Indonesia
Desain Oleh :