Selasa, 24 Desember 2013

Pentingnya Pendidikan Bagi Manusia

Tidak ada komentar :


            Pada kesempatan ini penulis mencoba memaparkan makna akan pentingnya pendidikan bagi manusia, sebab dengan pendidikanlah manusia menjadi berbudi, arif, bijaksana, jujur, kreatif, dinamis dan lain-lain,  penulis mencoba mengangkat petuah Cina kuno yang mengatakan “ Jika anda ingin kemakmuran satu tahun, tanamlah padi:  Jika anda ingin kemakmuran sepuluh tahun, tanamlah pepohonan: Jika anda ingin kemakmuran ratusan tahun tanamlah manusia”. Menanam padi dan pepohonan butuh perawatan, Hal yang sama juga dilakukan pada manusia. Jalan untuk merawat manusia adalah pendidikan.
            Pendidikan mengajarkan kita untuk mencari tahu apa yang belum diketahui dan mendalami apa yang sudah kita ketahui, Artinya dengan begitu manusia akan terus menerus berusaha mencari tahu dan tidak lekas puas dengan apa yang telah diketahuinya. Sehingga, ia menjadi sosok manusia yang arif, bijaksana, mau berdialog dengan siapa saja dan tidak merasa paling pintar sendiri dan lain-lain. Sebab orang yang berpendidikan bisa diibaratkan seperi padi semakin berisi semakin merunduk, tidak sombong, congkak, angkuh , takabur dan sifat-sifat jelek lainnya.    
            Menurut Nurcholish Majid ( Indonesia kita, 2003 121-123), diantara berbagai macam investasi atau penanaman modal untuk suatu bangsa, tidak ada yang lebih penting, lebih produktif, dan lebih bermakna dari pada investasi atau penanaman modal manusia melalui prasarana Pendidika, dengan mutu yang tinggi dan jumlah yang merata.
            Kita harus menerima kenyetaan bahwa di kecamatan kita dalam waktu beberapa tahun kedepan akan ada mega proyek pemerintah Propinsi Jawa Barat dengan akan dibangunnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Kita sebagai orang tua perlu memepersiapkan anak-anak kita dari sekarang  dengan pendidikan yang memadai dengan berklandaskan mental spiritual (agama), jangan samapai anak-anak kita kelak hanya menjadi penonton di negeri sendiri atau mungkin menjadi samapah masyarakat karena tidak berpendidikan dan tidak bermenatal agama.  Apalagi sekarang sudah mulai dengan pembayaran pembebasan lahan ini menandakan akan keseriusan pemerintah dengan proyek tersebut. Jangan samapai hari ini kita poya-poya dengan uang pembebasan lahan tapi esok lusa kita menederita karena anak-anak kita  kurang berpendidikan. Oleh karena itu mari kita siapkan generasi kedepan dengan pendidkan dan mental agama agar kelak anak-anak kita menjadi tuan dinegeri kita sendiri. Ingat mengutamakan pendidikan anak adalah investasi masa depan bagnsa, Negara dan Agama.
setidak-tidaknya ada lima fungsi Agama bagi kehidupan manusia, diantaranya ialah :
1.     Motivatif, agama bisa menjadi faktor yang bisa mendorong, mendasari dan  melandasi cita-cita serta amal perbuatan manusia dalam seluruh aspek kehidupan, apapun profesinya.
2.     Liberatif, suatu fungsi yang membebaskan manusia dari segala bentuk kebodohan yang mengikat dan menghalanginya beremansipasi, sehingga menjadi manusia yang dinamis dengan penuh kebebasan berfikir dan bergerak.
3.     Sublimatif, suatu fungsi yang menjadikan Tuhan sebagai pangkal tolak dan tujuan bagi seluruh aktifitas manusia lahir- batin.
4.     Protektif, artinya agama berfungsi memberikan tuntunan dan petunjuk yang membimbing kearah mana seharusnya bergerak dan nilai apakah yang harus ia bela atau dimenangkan, misalnya keadilan atau kedzoliman, kasih sayang ataukah pemerkosaan dan lain-lain.
5.     Inovatif, artinya fungsi agama mengajarkan kepada pemeluknya untuk memiliki daya kreasi dan tidak membiarkan dirinya arogan dengan apa yang sudah diraihnya sementara. 
Mudah-mudahan tulisan ini dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk menyongsong masa depan yang penuh dengan harapan cerah.  

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

PAYMENT

5678-01-005784-53-8
LEMBAGA AL-QOLAM


184-09-00402
AL-QOLAM 

Buku Tamu

Facebook

About Me

Foto Saya
Megang Sakti , Musi Rawas, Sumatera selatan, Indonesia
Desain Oleh :